Postingan

Review Film Keluarga Cemara

Gambar
Hari ke tiga di tahun 2019 saya habiskan untuk bersenang-senang. Sore hari menjelang maghrib saya gass motor matic saya menuju belahan utara Jogja. Saya janjian nonton bareng film Keluarga Cemara bersama kawan-kawan GenPIJogja di Sleman City Hall. Apesnya jadwal pukul 19.00 sudah habis dan tinggal yang pukul 21.00. Akhirnya kami mengisi waktu dengan nonton Milly dan Mamet. Film baru yang kebetulan belum saya tonton juga. Sekali dayung dua film tertonton hehe.. Review Film Fokus ke film utama, Keluarga Cemara. Film ringan bertema keluarga garapan Yandy Laurens ini berhasil membuat penontonnya bernostalgia ke sinetronnya zaman dahulu. Masih dengan tokoh utama Abah, Emak, Euis dan Ara yang mengisahkan keluarga kecil sederhana nan bahagia.  Diawali dengan kebangkrutan Abah yang diperankan oleh Ringgo Agus . Rumah mereka disita kemudian keluarga ini pindah ke desa di rumah masa kecilnya Abah. Terlihat sekali cara mereka beradaptasi dengan kehidupan barunya. Emak yang dip...

Mencicipi Kuliner Baru nan Sehat di LASEM Sky Garden

Gambar
Ketika mendengar kata Lasem, kalian pasti akan terbawa langsung ke kecamatan yang terkenal akan batiknya. Kali ini beda, Lasem yang akan saya bahas adalah sebuah singkatan dari pertanian LAhan SEMpit. Yaitu pertanian dengan memanfaatkan lahan sempit di tengah kota atau lebih dikenal dengna Urban Farming. Seperti yang ditawarkan oleh LASEM Sky Garden yang berada di Jalan Letjen Suprapto, Ngampilan, Yogyakarta. Tepatnya berada di samping Edu Hostel. Dekat dengan pusat kota Jogja yaitu 0 km, dari 0 km tinggal ke barat sampai perempatan Ngabean lalu belok kanan kira-kira 100m nanti di kiri jalan sudah terlihat ada spanduk merah bertuliskan Lasem Sky Garden. Beberapa hari lalu saya sempat berkunjung ke LASEM Sky Garden ini bersama kawan-kawan dari komunitas GenPIJogja. Ketika sampai di lokasi kita bisa parkir kendaraan di basement Edu Hostel. Lalu naik ke atas di lahan sampingnya. Menaiki tangga dan di situlah kamu akan menemukan café rooftop dengan banyak tanaman yang ditata apik...

Merapi Tourism Festival 2018 Dalam Rangka Memperingati Hari Pariwisata Internasional

Gambar
Setiap tanggal 27 September diperingati sebagai Hari Pariwisata Internasional. Dalam rangka memeriahkan hari tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pariwisata Sleman mengadakan Merapi Tourism Festival 2018 pada 29-30 September 2018. Festival ini terdiri dari beberapa kegiatan yaitu, Cooking with Chef Juna, Cooking Competition, dan Competition Basket 3on3. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Dra. Hj Sudarningsih M.Si kepada awak media di Atrium Jogja City Mall, Selasa (25/09/2018) Cooking Competition bertemakan olahan kuliner dengan Blimbing Wuluh. Babak seleksi akan dilaksanakan di Museum Gunung Merapi (MGM), Sleman. Sedangkan untuk babak final berada di The Rich Hotel Jogja. Menurut Dra. Hj Sudarningsih M.Si untuk kompetisi Basket 3on3 akan dilaksanakan dua hari di Museum Gunung Merapi. Hal ini bertujuan untuk mengenalkan bahwa bermain basket dengan latar Gunung Merapi juga sangat menarik. Sebab sudah mainstream jika ola...

GenPI Jogja Rapat Koordinasi Dengan Wakil Bupati Bantul

Gambar
Jalin sinergitas dengan berbagai pihak adalah kunci sukses pembangunan destinasi digital di Jogja. Hal tersebut terbukti dengan terealisasinya Pasar Kakilangit, Mangunan, Bantul. Berdiri sejak 10 Desember 2017, Pasar Kakilangit tak lepas dari perhatian dan dukungan masyarakat, pemerintah desa, dan tentunya GenPI Jogja. Berbagai skema dan inovasi dimunculkan demi memperkenalkan konsep pariwisata yang digagas oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. Kehadiran Menpar Arief Yahya dalam Jagongan Destinasi Digital pada 31 Juli 2018 yang lalu dalam rangka meresmikan Pasar Kakilangit ditindaklanjuti serius oleh Pemerintah Kabupaten Bantul. Hal ini dibuktikan dengan diundangnya GenPI Jogja dalam rapat koordinasi bersama Wakil Bupati Bantul Abdul Halim pada Selasa(14/8) di Kantor Wakil Bupati Bantul. GenPI Jogja Rapat Koordinasi dengan Wakil Bupati Bantul Turut hadir dan mendampingi Wakil Bupati Bantul, di antaranya perwakilan dari Bappeda, Dinas Kominfo, Dinas Perdagangan, Dinas KUKMP dan D...

Ada Pelangi di Pasar Kakilangit

Gambar
Pasar Kakilangit memberikan warna baru pada pelangi pariwisata Jogja khususnya di kawasan Mangunan, Imogiri. Destinasi digital instagramable yang diinisiasi oleh GenPI Jogja ini terus berbenah. Beberapa spot foto akan ditambahkan untuk mempercantik pasar dan tentu saja memberikan kenangan tersendiri untuk pengunjung. Gubug makan juga ditambah, sign in diperbaharui untuk memudahkan pengunjung menuju pasar. Hal ini tak lepas dari kerja keras segenap pengurus pasar GenPI Jogja dan stakeholder terkait. Anak muda dan orang tua bekerja sama membangun pasar. Beragam kuliner tradisional disajikan. Seperti banyak diketahui, makanan khas Kakilangit adalah gudeg manggar, kicak, thiwul, dan mie lethek. Dari berbagai minuman berwarna hingga bening. Iya, bening alias air putih. Sabtu(28/7), GenPI Jogja sah bekerja sama dengan air mineral Pelangi. Air minum pelangi memiliki kesamaan dalam tujuan dengan Pasar Kakilangit yaitu memberikan kesegaran dan kasih kehangatan kepad...

100 Member Ikuti Kopdar GenPI Jogja

Gambar
Kopdar Genpi Jogja dihadiri 100 anggota dari total 400 anggota pada Minggu (13/05).  Acara yang di set duduk lesehan di aula Dinas Pariwisata DIY berlangsung meriah dan guyup. Seratus member ini memiliki latar belakang  dan pengalaman berbeda. Namun pagi tadi jam 08.00-14.30 kami berkumpul untuk menyamakan visi dan misi ber-GenPI. Semakin spesial, kopdar GenPI Jogja juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY yang di wakili oleh Kepala Bidang Destinasi DIY Aria Nugrahadi, M. Eng, Kepala Dinas Kominfo DIY Ir.Rony Primantohari, MT, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Sleman Shavitri Kumala Dewi, dan juga Ketua GenPI Jogja Nunung Elisabet. “Saya begitu senang dengan Genpi Jogja. GenPI Jogja ini benar-benar Generasi Pesona Indonesia. Selama ini kita sudah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan GenPI Jogja. Jadi, Selamat bekerja dan atensi semangatnya untuk Indonesia,” tutur Aria Nugrahadi dalam sambutannya. Rony Primanto...

Tak Sia-Sia Antri Dua Jam di ARTJOG

Gambar
ArtJog, gelaran seni terbesar di Jogja telah dibuka Jumat malam (4/5). ArtJog dibuka selama sebulan penuh hingga 4 Juni 2018. Tahun ini peminat Artjog tak kalah dari tahun sebelumnya. Opening ArtJog tetap ramai dan tentu saja gratis. Sehingga pengunjung rela berdesak-desakan dan antre hingga dua jam. Hal ini sama seperti yang dirasakan oleh Hendri, pengunjung yang merasakan antre masuk selama dua jam. "Antre selama dua jam kak, demi bisa masuk. Setelah masuk ga nyesel. Keren karya-karyanya" ungkapnya. Mahasiswa Teknik Geologi ini sangat mengapresiasi ArtJog. Ia berkeliling sampai lantai tiga gedung JNM dan mengabadikan fotonya. Tak hanya dari Kota Jogja. Beberapa pengunjung juga berasal dari Ibukota Jakarta. Lina Nata, GM GanaraArt menyatakan kekagumannya terhadap Artjog. "Artjog tahun ini sangat luar biasa. Karya-karyanya juga luar biasa. Membuat Jogja semakin istimewa,"ungkapnya. Semakin malam opening ArtJog semakin meriah. Setelah menikmati pameran, penonton ...